Apa yang harus di ucap
Ketika malam mulai bertahtah pada terang mentari
Apa yang kan terasa ketika sobeknya kulit
Terlampau dalam dan perih
Perubahaan dunia
Perubahan jalan
Penantian angan lemah
Sadarlah wahai permaisuri hatiku
Akulah tempat peraduan kelopak rindumu
Di saat malam mulai menuding keindahan pelangi
Pelukan erat yang kan engkau sadur dalam indahnya cerita kita
Hentikan tangisanmu di jalan kegirangan hati
Lihat itu permaisuri hatiku
Pengorbananmu telah di hadapkan kepada putra mahkota kehidupan
Di jadikan tumbal permunian cinta
Di atas tungku pembakaran
Berkobar api cinta
Mengawang melambung di angkasa
Wangi semerbak bahagiamu kini telah di kenang dunia
Jangan bersedih permaisuri hatiku
Pisau belati itu kini berbalik mata
Tak kan lagi ada rintihan kulit yang tertikam sekam
Tak kan ada lagi yang dapat memisahkan keindahan cinta kita
Dalam abadinya sebuah keindahan semua itu tersimpan
Kini........
Peluk aku dalam jerami rindu
Berselimut kasih sayang
Biar langit menatap
Betapa indahnya Cinta kita
Sabtu, 12 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar