Tak kan ada lagi langit indah malam ini
Tak kan ada sempat bulan mengarungi malam
Tak mudah untuk bintang - bintang bertaburan
Tak mungkin................
Tertawalah jika memang itu yang terindah
Terbahak jika kau ingin semua perlahan musnah
Hati tak dapat lagi di sebut dalam relung jiwa
Sama seperti cinta yang tak lagi tumbuh di dahan putik kasih
Jangan tanya kenapa istan itu usang
Entah di makan waktu
Atau lelah tuk berdiri tegak
Karena tak sedikit bebatuan menembus dinding rumah jiwanya
Mski para penyair menyadur makna indah kaidah cinta
Walau para penabur benih berantah lunglai
Jerami kulit itu tetap tak kan selembut jemari
perang telah usai
Kasut kini telah di tanggalkan
Jubah Telah tertinggal
Pedang tak lagi terhunus
Tinggal sisa-sia pembakaran amrah
Puing cinta.............
Langit tak lagi bertahtah
Bulan pun tak lagi mendapat titah mentari
Bintang itu.............
Tidak, dia masih tetap bintang
Meski semua itu telah berakhir di beranda kehidupan
Minggu, 10 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar