Minggu, 10 Agustus 2008

Street Castle

Lama......................
Sungguh begitu lama ku tunggu
Tak tertahankan segala penghianatan
Tak terbayang segala hujatan

Ketukan benalu malam kini meranggas, punah
Tertinggal segala sesal terurung dengan sejenak memahami
Kau tak kan selamanya menaruh serakan hatimu di jalan itu
Jalan usang, hanya di penuhi segala pengharapan yang kini patah

Sesaat lalu di sana,
Di bulir tempayan itu, masih mengalir air kehidupan
Dan kemudian tertumpah di bawah kendi kemiskinan, sangat miskin'
tak punya hati meski punya hari,sungguh.Begitu terbuang

Tangan ini yang lemah terkulai
Menyisakan isak tangis belaian anak jemariku
Meraka tak sanggup tuk biarkan itu terjadi
tanpa eluh sambut tumpahan hari yang berserak

perlahan, langkah demi langkah tak sendiri
ribuan air mata tertumpah hingga luka itu semakin basag
Busuk, Penuh kebencian
Tercium jelas di hidungku

Hingga tiba di ujung jalan kelemahanku
Mata itu menatapku untuk jalanku yang telah kabur
Tangan itu menuntunku untuk cinta yang tak dapat lagi ku rasa
Kaki itu berdiri menopang untuk pijakan hari yang entah berantah kemana
Hati itu di sisihku menutup pecahan hatiku ayng berserak

Tak jauh hanya dalam hidupku ia kan berdiri sampai akhir hingga semua berakhir

Tidak ada komentar: